Tag: satria-1

Aksi Cepat Komdigi Tebar 10 Titik Internet Darurat di Lokasi Banjir Sumatra

Banjir hebat melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Banyak warga terisolasi karena jaringan seluler rusak. Komdigi bertindak cepat dengan menyebar 10 titik internet darurat menggunakan satelit SATRIA‑1. Langkah ini memungkinkan warga tetap menerima informasi, berkomunikasi dengan keluarga, dan mengakses layanan penting.


SATRIA‑1 Hadir untuk Memulihkan Konektivitas

Komdigi tidak menunggu lama. Mereka menyiapkan 10 titik layanan internet di lokasi terdampak. Titik ini tersebar di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

ProvinsiTitik Layanan Internet Darurat
Sumatra UtaraBandara Pinangsori, SMAN 1 Plus Matauli Pandan
AcehMasjid Baitul Gafur Aceh Utara, Kantor Wali Kota Lhokseumawe, Kota Langsa, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Command Center Aceh Tengah
Sumatra BaratJorong Bukik Malanca, UPT BNPB Regional Padang

Dengan SATRIA‑1, warga dapat menerima informasi penting dan tetap terhubung. Layanan ini menjadi penyelamat ketika jaringan seluler lokal terganggu.


Perbaikan BTS Mempercepat Pemulihan Jaringan

Selain layanan satelit, Komdigi memperbaiki 707 menara BTS dalam 24 jam terakhir. Ini memungkinkan warga kembali menelepon dan menggunakan internet seluler.

Proses pemulihan melibatkan koordinasi dengan operator seluler, perbaikan menara, dan pengaktifan jalur backbone komunikasi yang sempat terputus akibat banjir. Jalur di Sumatra Utara dan Aceh kini sudah berfungsi kembali.

Dengan kombinasi satelit darurat dan pemulihan BTS, Komdigi memastikan konektivitas berjalan cepat.


Manfaat Internet Darurat untuk Warga

  1. Akses informasi penting: Warga bisa mengetahui lokasi pengungsian dan jalur evakuasi.

  2. Komunikasi keluarga: Korban bisa mengabari keluarga sehingga kepanikan berkurang.

  3. Koordinasi tim tanggap darurat: Relawan dan petugas SAR bisa bekerja lebih efektif.

  4. Redakan isolasi: Konektivitas memberikan rasa aman dan harapan.


Tantangan Masih Ada

Meski 707 menara BTS sudah pulih, masih ada 1.756 menara bermasalah di beberapa wilayah. Artinya beberapa desa masih bergantung pada layanan satelit.

Namun, Komdigi berkomitmen memulihkan seluruh jaringan. Setiap hari ada kemajuan dalam restorasi konektivitas, sehingga warga bisa kembali normal beraktivitas.